Jember Terkini - Dunia pertelevisian lokal Jawa Timur tengah berduka setelah salah satu stasiun televisi yang cukup dikenal masyarakat, SBO TV yang kemudian berganti nama menjadi JawaposTV, resmi menghentikan seluruh aktivitas penyiarannya.
Kabar tersebut mengejutkan banyak pihak, khususnya warga Jawa Timur yang selama bertahun-tahun menjadikan stasiun televisi tersebut sebagai sumber informasi dan hiburan lokal.
Penghentian siaran ini menjadi semakin menyentuh karena dilakukan bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-19 stasiun televisi tersebut.
Perjalanan SBO TV dari Awal Berdiri hingga Berakhirnya Siaran
Informasi mengenai berakhirnya operasional JawaposTV turut ramai dibahas di media sosial. Salah satunya dibagikan akun Instagram @kediriraya_info yang mengutip kisah seorang mantan karyawan stasiun televisi tersebut.
Dalam unggahan itu, mantan kru mengenang perjalanan panjang SBO TV sejak masa persiapan hingga akhirnya berkembang menjadi salah satu televisi lokal yang cukup dikenal di Jawa Timur.
Sebelum resmi mengudara pada 2007, SBO TV menjalani proses persiapan operasional selama kurang lebih dua tahun.
Setelah diluncurkan, stasiun televisi ini menghadirkan berbagai program berita, hiburan, serta tayangan yang dekat dengan budaya dan kehidupan masyarakat Jawa Timur.
Memasuki tahun 2018, SBO TV melakukan rebranding dan berganti nama menjadi JawaposTV sebagai bagian dari penyesuaian strategi media yang terus berkembang.
Namun, setelah hampir dua dekade hadir di layar kaca, perjalanan tersebut resmi berakhir pada tahun 2026 ketika seluruh siaran produksinya dihentikan.
Kenangan Emosional bagi Mantan Kru
Penutupan siaran JawaposTV meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang yang pernah bekerja dan tumbuh bersama media tersebut.
Seorang mantan karyawan mengungkapkan rasa harunya melalui unggahan di media sosial.
"Melalui persiapan kurang lebih 2 tahun SBO TV resmi mengudara tahun 2007, sempat menjadi kru kutu loncat antara SBO-JTV di awal-awal TV ini mengudara. Hari ini begitu emosional krn JawaposTV harus sign off tepat di hari ulang tahunnya yg ke-19! Nyesek banget, bagaimanapun saya pernah menjadi bagian di sana."
Ungkapan tersebut menggambarkan betapa besar ikatan emosional yang terbentuk selama bertahun-tahun antara para pekerja media dan stasiun televisi yang mereka bangun bersama.
Dua Alasan yang Diduga Menjadi Penyebab Tutupnya JawaposTV
Berakhirnya perjalanan JawaposTV juga memunculkan berbagai spekulasi dan diskusi di kalangan masyarakat.
Banyak yang menilai ada dua faktor utama yang berkontribusi terhadap berhentinya siaran stasiun televisi tersebut.
1. Perubahan Kebiasaan Konsumsi Informasi
Perkembangan teknologi membuat masyarakat kini lebih sering mengakses informasi melalui perangkat digital.
Berita dan hiburan dapat diperoleh secara cepat melalui internet, sehingga pola konsumsi media mengalami perubahan signifikan dibandingkan era televisi konvensional.
2. Gempuran Platform Digital
Kehadiran media sosial, platform video digital, dan layanan streaming telah mengubah peta persaingan industri media.
Banyak audiens yang sebelumnya setia menonton televisi kini beralih ke platform digital yang menawarkan konten lebih beragam dan dapat diakses kapan saja.
Menambah Daftar Media Konvensional yang Gugur di Era Digital
Berakhirnya siaran SBO TV atau JawaposTV menjadi salah satu contoh nyata tantangan yang dihadapi media konvensional saat ini.
Di tengah pesatnya transformasi digital, berbagai perusahaan media harus berjuang keras untuk mempertahankan eksistensinya.
Meski telah resmi mengakhiri siaran, JawaposTV tetap meninggalkan jejak dan kenangan tersendiri bagi masyarakat Jawa Timur yang selama bertahun-tahun menikmati berbagai program lokal yang dihadirkannya.


